Senyumku adalah semangat kalian, karena kalian ku bisa sampai sekarang ini, menjadi dewasa dan banyak pengalaman, terima kasih sahabat.

Sabtu, 26 Juni 2010

Cara membuat crack sederhana software trial (Illegal)

Mengakali suatu software bajakan menjadi asli adalah suatu yang bisa dibilang suatu tindakan ilegal, saya disini akan menjelaskan tentang tutorial cara membuat software trial menjadi full version.

Cara ini saya sebenarnya saya tujukan hanya untuk pelajaran semata, dan bukan untuk mendorong adanya tindakan-tindakan illegal, khusunya dalam pembajakan software dalam dunia IT.

Ok, untuk mengetahui lebih lanjut tentang membuat crack sederhana untuk software berbayar/trial/komersil/shareware, cara ini sangat sederhana, sehingga mudah dilakukan oleh siapapun, untuk lebih lanjut silahkan ikuti cara dibawah ini :

1. Untuk langkah awal, kita bisa mencari terlebih dahulu software/aplikasi yang sudah “full version” yang sama dengan software “trial” yang ingin kita buat crack nya.

2. Pilih “START” lalu “RUN”.

3. Lalu dilangkah ketiga ini kita ketik “REGEDIT” di tempat kosong pada “RUN” dan Enter/OK. seperti gambar di bawah ini

4. ketika “registry editor” muncul seperti gambar di bawah ini, silahkan kita cari terlebih dahulu “registry” aplikasi yang kita maksud.

5. Lalu pada langkah kelima ini kita lakukan klik kanan di tempat dimana “folder registry” aplikasi/software yang kita mau bikin untuk crack-an nya, kemudian pilih export, dan setelah itu simpan (terserah mau di simpen dimana, asal jangan sampe lupa :) ) untuk lebih jelasnya silahkan lihat gambar dibawah ini.

6. Lalu setlah kita simpen folder registry tadi yang sudah mengandung crack nya, kita buka registry editor di tempat dimana software atau aplikasi tersebut masih trial tersebut.

7. Lalu pilih “file” dan pilih “import” kemudian gunakan “registry yang tadi telah kita simpan”.

8. Dilangkah terakhir ini kita bisa lakukan restart pada komputer kita, dan setelah komputer menyala lagi maka software yang tadi nya “TRIAL” akan menjadi “FULL” dan “REGISTRY” yang tadi kita buat bisa kita gunakan kembali pada software yang sama.

PENULIS: Hasi Aulia Solihin

Note: Hanya untuk pengetahuan, dan bukan untuk membajak software!

Minggu, 20 Juni 2010

PERMASALAHAN JARINGAN LAN yang sering muncul

Setalah membangun sebuah jaringan LAN, MAN atau yang lainnya pasti tidak luput dari permasalahan yang sering muncul dan kebanyakan kita mengalaminya, Namun permasalahan tersebut bisa diatasi dengan cara atau hal yang mudah, asalkan kita tahu kerusakan apa yang sedang terjadi pada jaringan yang kita bangun. Ada beberapa permasalahan saat selesai membangun jaringan :
• Tidak bisa sharing data
Hal ini sering terjadi dikarenakan sharing pada computer masih di disable jadi kita harus mengaktifkan dengan

Jadi klik pada Lalu pilih lalu ceklist lalu apply
Selain itu mungkin sedang terjadi hang pada computer dan yang harus ditempuh adalah merestar komputer.
Hal ini juga sering terjadi karena IP yang kita gunakan salah atau sama dengan IP komputer lainnya. Ganti dengan IP yang beda.


• Komputer tidak terdeteksi oleh komputer lain
Hal ini sering terjadi dikarenakan alamat digunakan dan IP yang kosong. Lalu ganti IP address sehingga bisa terdeteksi oleh komputer lain. Selain itu kita jug abis mengecek apakah komputet kita bisa terkoneksi dengan komputer orang lain caranya adalah Klik start  Run  lalu ketik ping <> -t. misalnya ping 192.168.0.89. Nanti akan muncul balasan Jika Reply From . . . . . . berarti komputer kita sudah terkoneksi dengan baik jika muncul Request Time Out maka komputer kita tidak bisa terkoneksi dengan komputer lain.
• Tidak muncul Local Area Connection
Hal ini kemungkinan besar kita lupa untuk mengisntal driver Network Adapter, jadi yang harus dilakukan adalah menginstal Driver Network Adapter. Biasanya kalu kita sudah menginstal driver akan mucul Local Area Connetion.
• Icon Lan Area Connection tidak berkedip biru
Hal ini sering terjadi karena kita dalam memasang konektor kurang tepat, coba lihat lampu indicator pada konektor apakah sudah menyala atau belum. Jika belum coba cabut dan tancapkan kembali, setelah itu kalau masih belum coba periksa konektor pada HUB apakah sudah dikonekan dengan HUB atau belum. Jika belum konekkan hingga lampu indicator pada HUB menyala dan pada komputer muncul menu pesan Connetion 100 Mbps. IP yang kita gunakan sama dengan komputer lain. Gunakan program IP Scan untuk melihat IP yang sedang aktif dan IP yang masih kosong.

Kofigurasi Jaringan

Ø Konfigurasi

Setelah selesai membangun jaringan LAN langakh selanjutnya adalah mengkonfigurasi IP Address, DNS, Gateway,

Setting IP Address yaitu double klik pada icon Local Area Connection

Setelah itu pilih pada lalu klik properties

Muncul

Setelah itu isi IP, DNS dan Default gateway nya. Lalu ok

Untuk IP address server 192.168.0.2

Untuk IP client 1 sampai 10 192.168.0.11 sampai 192.168.0.20

Untuk Subnet Mask semuanya 255.255.255.0

Untuk Default gateway semuanya 192.168.0.1

Untuk DNS server semuanya 117.103.173.129

Untuk workgroup semuanya dikasih nama Komputer

Lalu Cara mengubah workgroup adalah dengan cara

Klik kanan my computer à Computer Name à change hingga muncul gambar

Lalu tulis workgroup à lalu ok dan restart komputer.

LANGKAH PEMBUATAN JARINGAN LAN


Kali ini kita akan membangun sebuah jaringan LAN dengan menggunakan 10 client dan 1 server didalamnya.dan dalam ruangan 6 X 6 meter dengan memakai topologi star. Dan hal-hal yang harus kita persiapkan adalah

Ø Persiapan

Dalam membangun jaringan LAN langkah pertamam yang harus ditempuh adalah mempersiapkan alat dan bahan yang diperlukan seperti :

· Perangkat komputer siap pakai 11 buah

· HUB / Switch 16 port 1 buah

· Kabel UTP 300 meter

· Konektor RJ45 30 buah

· Tang Crimping 4 buah

· Lan Tester 2 buah

Ø Proses

  1. Sebelum melakukan pengkabelan ada baiknya menggambar atau mendesain sebuah jaringan yaitu mengatur tata letak komputer yang akan dibuat jaringan sehingga mudah dalam pembangunannya.
  2. Setelah jadi desainnya lakukan pengukuran kabel yang diperlukan dan setelah selesai lakukan langkah selanjutnya

Reserved: serverReserved: 4Reserved: 1

  1. Langkah selanjutnya adalah ambil kabel UTP , Tang Crimping dan Konektor RJ45.
  2. Potong kabel dengan ukuran yang ditentukan lalu beri perpanjangan 30cm atau 50cm untuk mencegah jika terjadi kesalahan, lalu Kupas kabel UTP dengan menggunakan Tang Crimping, kemudian urutkan kabel sesuai dengan posisinya, buat pengkabelan straight dan ratakan agar bisa terkoneksi dengan baik.

Panjang kabel Dari HUB ke

Server = 3 meter Client 1 = 8 meter Client 2 = 5,5 meter Client 3 = 5,5 m

Client 4 = 9 meter Client 5 = 7 meter Client 6 = 7 meter Client 7 = 11 m

Client 8 = 9 meter Client 9 = 8 meter Client 10 = 8 meter

  1. Susunannya adalah putih orange, orange, putih hijau, biru, putih biru, hijau, putih cokelat, dan cokelat.
  2. Setelah tersusun seperti diatas maka langkah selanjutnya adalah memasukkan kabel ke dalam konektor RJ45, cara memasangnya konektor RJ45 dibalik jadi yang bagian bawah menjadi diatas.
  3. Setelah itu crimp dengan Tang Crimping hingga berbunyi Klik, lalu antara ujung satu dengan ujung satunya harus sama susunannya.
  4. Dan lakukan itu sebanyak yang diperlukan jika 10 client maka buat 10 pengkabelan yang sempurna. Dan setelah satu kabel siap untuk digunakan, lakukan pengetesan mengunakan LAN Tester apakah sudah terkoneksi semua atau belum. Dan lakukan pengetesan setelah kabel siap digunakan.
  5. Setelah semuanya siap tancapkan konektor yang telah siap digunakan pada HUB dan Komputer. Dan sebuah Jaringan LAN telah selesai dibuat dan tinggal melakukan konfigurasi IP Address, Subnet Mask, Default gateway, workgroup, DNS server.

Pengkabelan Jaringan


Jaringan komputer pada umumnya adalah menggunakan jaringan kabel, sebagai media perantara untuk menghubungkan antara komputer satu dengan komputer yang lainnya. Pemilihan kabel sangat terkait erat dengan topologi jaringan yang digunakan. Contoh

TOPOLOGI JARINGAN

JENIS KABEL YANG DIGUNAKAN

Topologi BUS

Coaxial, Twisted Pair, Fiber

Topologi Ring

Twisted Pair, Fiber

Topologi Star

Twisted Pair, Fiber

Setiap kabel diatas mempunyai kemampuan dan spesifikasi tersendiri. Ada 3 jenis kabel yang umum yaitu

  • Twisted Pair atau UTP

Kabel ini sering banyak digunakan untuk membangun jaringan karana harganya yang murah pemasangannya pun juga mudah. Kabel ini bisa dipasangakan dengan konektor RJ45 atau RJ11.

  • Kabel Coaxial

Coaxial cable mempunyai 2 jenis yaitu Thick Coaxial Cable dan Thin Coaxial Cable. Thick Coaxial Cable mempunyai diameter rata-rata 12 mm dan berwarna kuning. Sedangkan Thin Coaxial Cable ini merupakan jenis yang banyak digunakan di kalangan radio amatir terutama untuk Transceiver, cable ini mempunyai diameter 5mm dan biasanya berwarna hitam

  • Fiber Optik

kabel jenis ini sangat mahal dan proses pemasangannya lebih sulit, oleh karena itu hanya perusahaan yang besar yang menggunakan kabel ini. Tetapi jaringan yang menggunakan Fiber Optik dari segi kecepatan tidak diragukan lagi. Kecepatan pengiriman data dengan media Fiber Optik lebih dari 100Mbps dan bebas pengaruh lingkungan.

  • JENIS PENGKABELAN

ada 2 jenis pengakabelan yang digunakan untuk membangun sebuah jaringan yaitu STRAIGHT dan CROSSOVER

1. Cara membuat kabel STRAIGHT

Untuk menyusun atau menghubungkan kabel dari client ke HUB, client atau router. Susunan pin dalam HUB adalah sebagai berikut ;

  • Putih orange Putih orange
  • Orange Orange
  • Putih hijau Putih hijau
  • Biru Biru
  • Putih biru Putih biru
  • Hijau Hijau
  • Putih cokelat Putih cokelat
  • cokelat cokelat

1. Cara membuat kabel CROSS OVER

  • Putih orange Putih hijau
  • Orange Hijau
  • Putih hijau Putih orange
  • Biru Biru
  • Putih biru Putih biru
  • Hijau Orange
  • Putih cokelat Putih cokelat
  • cokelat cokelat

pada dasar pengkabelan cross over ini yang bekerja adalah no 1,2,3,dan 6.

PIN

Konektor 1

PIN

Konektor 2

1

Receive +

3

Transdiit +

2

Receive -

6

Transdiit -

3

Transdiit +

1

Receive +

6

Transdiit -

3

Receive -

Pada prosesnya pin 4,5,7,8 tidak digunakan proses transmisi data pada kabel twister pair kategori 3 dan 5 sebagai berikut

PIN

Konektor 1

PIN

Konektor 2

1

Transdiit +

3

Receive +

2

Transdiit -

6

Receive -

3

Receive +

1

Transdiit +

6

Receive -

3

Transdiit -

Iklan

EuroTradeMails EuroTradeMails instaptr.com